Rabu, 23 Januari 2013

4 cara mengajarkan bramal kepada seorang anak



Orangtua mana yang tak bangga jika anak-anak mereka punya jiwa sosial yang tinggi dan bersedia membantu sesamanya yang kesusahan. Untuk menumbuhkan anak yang suka berbagi, sebaiknya perkenalkan anak dengan berbagai kegiatan sosial sejak kecil.
"Anak-anak secara alami punya naluri untuk membantu orang lain. Yang diperlukan hanyalah memberi mereka kesempatan untuk melatih kebiasaan amal mereka sehingga mereka bisa tumbuh menjadi anak yang baik dan suka membantu sesama," ungkap Deborah Spaide, pendiri Kids Care Clubs, sebuah organisasi sosial nasional di New Canaan untuk membantu anak-anak yang suka beramal.
Selain melatih kepekaan anak dalam membantu orang lain, mengajarkan anak beramal juga memberi manfaat secara aktif dalam mengajarkan bahwa mereka bisa membuat perbedaan yang berarti dalam kehidupan seseorang.
"Mungkin terdengar sangat klise, tetapi ketika Anda mengajarkan anak untuk membantu orang lain, maka Anda membantu anak untuk menciptakan dunia yang lebih baik," ungkap Patricia Schiff Estess, penulis buku Kids, Money& Values. Ia menyarankan beberapa cara berikut bila ingin mengajarkan anak untuk beramal.


1. Ajak anak untuk menyisihkan uang jajannya
Ajarkan anak untuk menyisihkan sedikit uang sakunya untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Hal ini mirip seperti membantu anak belajar manajemen keuangan sejak kecil. Peggy Houser, seorang perencana keuangan dari Denver Financial dan penulis buku How to Teach Children About Money, menyarankan Anda untuk mengatur uang jajan anak dan membaginya menjadi tiga bagian, yaitu untuk jajan, ditabung, dan disumbangkan.
Jelaskan kepada anak fungsi dari pembagian uang jajannya sehingga secara tak langsung anak akan selalu menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu orang lain. Seberapa besar uang yang disumbangkan bukan hal yang penting. Yang paling penting adalah mengajarkan anak bahwa seharusnya mereka bersyukur karena masih bisa berbagi dengan orang lain.



2. Beramal tak harus tentang uang
Kebanyakan orang cenderung mengasosiasikan amal dengan uang, padahal sebenarnya membantu orang lain tak harus dengan memberi uang. Jika selalu menyamakan bahwa beramal adalah memberi uang,  mereka akan selalu berpikir hanya uang yang bisa menolong orang lain.

Spaide mendorong orang tua untuk membantu anak mereka belajar beramal secara langsung, misalnya dengan membantu tetangga yang kesulitan, memberikan mainan, buku-buku, atau baju yang sudah tak terpakai pada yang anak-anak lain, atau memberi makan siang kepada para tunawisma, dan lain sebagainya. "Dengan demikian Anda mengajarkan mereka untuk bisa beramal dengan berbagai cara yang baik selain dengan uang," tukasnya.

3. Kenalkan anak dengan berbagai kondisi nyata
Anda tak perlu menyisihkan waktu khusus untuk berbicara tentang pentingnya beramal. Ajak anak bicara justru ketika sedang menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan secara langsung. Misalnya ketika melihat seorang pengemis di jalan, berilah contoh untuk memberinya uang atau makanan. Dengan berbagai kondisi dan kasus nyata yang dilihatnya sendiri, anak akan lebih peka dan tergerak untuk membantunya.
"Yang paling penting bukan hanya menyadarkan anak bahwa di dunia ini banyak orang yang menderita, tetapi juga menyadarkannya bahwa dia punya kekuatan untuk membantu orang lain hidup lebih baik dengan apa yang dia miliki," tukas Spaide.

4. Beri contoh nyata
Cara yang paling mudah untuk mengajarkan anak untuk berbagi adalah dengan memberikan contoh nyata. Anda tidak bisa sekadar berceramah dengan berbagai cerita-cerita amal saja, tetapi berilah contoh nyata yang bisa ditirunya. "Tak ada salahnya sedikit mengekspos perbuatan baik yang Anda lakukan kepada anak-anak, dan jangan lupa jelaskan tentang perlunya melakukan hal tersebut," tukasnya.










SiTuS  sEpAtU  BoLa


Rabu, 12 Desember 2012

Dapatkan Domain Fremium Gratis

Getting a Free Domain Forever at Free Premium Domains

Getting a Free Domain Forever at Free Premium Domains - I want to convey to my friend BeBeTrik bloggers and also, change your blog's domain now. I have thoughts, really well if you do not change the domain, it feels like a bad, mean: blogger probably close, if we are still in the blogger for what? Perhapsbloggers are closed, my friend did not have a blog, definitely sad. Okay, I have a solution.
    1. Sign in or click HERE
    2. Then my friend see below.
Step 1: Choose Your Free Gift!
 
       
        Choose a domain that reads 9 Referrals
    3. Then my friend FreePremiumDomain.com registering yourself at Step 2
    4. click on Register
    5. Contents complete data

Step 2: Register Your Buddy
 
    6. And congratulations buddy already registered as a member of a free domain at FreePremiumDomain.com

Finish Your Buddy Already Registered
 

Remember!
This method is not yet finished, my friend had to promote Referral Links Homepage FreePremiumDomain on display which red cyrcle. Want to see your referral link mate? click www.freepremiumdomain.com

That's all and thank you, how happy without spinning domain buy domain gather, be happy is not it? Happy blogging and good luck ..

Senin, 10 Desember 2012

AL-MUTAQIN


SUSUNAN PANITIA PEMBANGUNAN
MAJLIS TA’LIM AL-MUTAQIN
Ds.Cikareo Rt.004/002 Kec.Solear Kab.Tangerang – Banten

Ds.Cikareo 10 Desember 2012
No                                : 01 Mt-Am.02/2012
Lampiran                     : 1 (Bundel ) Proposal
Perihal                         : Permohonan Bantuan Dana

Kepada Yth
Hamba Allah Yang Beriman
Di Tempat

Assalamualaikum Wr.Wb
Di Sampaikan Dengan   Hormat Kepada Bapak/Ibu Saudara/I Muslimin Dan Muslimat Dimana Saja Berada
Bahwa Dalam Rangka Meningkatkan Kehidupan Beragama Dan Sebagai Media Antisipasi Ketertinggalan Kehidupan Rohani Akibat Perkembangan Lingkungan Dan Modernisasi Yang Demikian Sepat Saat Ini Kami Sedang Membangun Sarana Pendidikan Berupa Majlis Ta’lim Al-Mutaqin Yang Berlokasi Di Desa Cikareo Rt.004/002 Kec.Solear Kab.Tangerang – Banten
Sesuai Dengan Rencana Tersebut Sebagai Mana Terlampir Kami Memerlukan Biaya Yang Cukup Besar. Oleh Karena Itu Kami Mengajak Kepada Bapak/Ibu/Saudara/I Untuk Memberikan Bantuan Dana Agar Pembangunan Majlis Ta’lim Al-Mutaqin Tersebut Segera Terselesaikan Dengan Baik
Demikian Surat Permohonan Bantuan Dana Kami Ini Sampaikan.
Harapan Kami Bapak/Ibu/Saudara/I Terketuk Hati Dan Keimanan Serta Kepedulian Terhadap Sarana Pendidikan Yang Kami Kelola.

Wassalamu’alaikum Wr,Wb

Jumat, 30 November 2012

keinginan anak anak jalanan







budak SANTRI, 06 desember 2012
Kepada Yth;
Bapak/Ibu Presiden Republik Indonesia
Di
Indonesia

Salam indonesia...
Indonesia Tanah Airku...

Bapak/Ibu Presiden...

Masalah di Negeri Kita memang lebih sulit dari masalah yang di hadapi dalam hidup
Saya. Namun masalah ini sangatlah sulit untuk Saya.

Kami adalah murid dan guru, status Saya adalah muridnya dan derajat Saya mungkin
lebih rendah.

Tapi hati Kami satu, pikiran Kami satu, dan tujuan Kami satu.
Dalam perjalanan Kami terhalang restu orang tua, karna perbedaan status dan
derajat Kami.

Bapak/Ibu Presiden...
Tolonglah Kami, Kami punya cita-cita dan impian.. Kami ingin menyatukan hati Kami
dan perbedaan Kami.
Karna kami tahu bahwa hidup ini memang perjuangan.

Wahai... Bapak/Ibu Presiden...
Benarkanlah bahwa di dunia ini tidak ada perbedaan. Adapun perbedaan namun tetap
bisa Bersatu. Bantulah kami untuk Bersatu, bantulah Kami untuk mendapatkan
kehidupan dan kebahagiaan yang sesungguhnya dan yang Kami inginkan.

Terimakasih...
Salam Indonesiaku...

Hormat saya,

SURAT UNTUK PRESIDEN

SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM KAMI

SURAT UNTUK PRESIDEN


Yang terhormat bapak presiden……….
Yang terhormat wakil presiden………..
Yang terhormat bapak DPR…………...
Yang terhormat wakil DPR……………
Dan yang terhormat jajaran staf kepemerintahan…….

Salam sejahtera

Kami semua disini mendoakan kalian semua semoga dalam lindunga Allah swt. Amin ya robal alamin….

Kami di sini berkumpul bersama teman-teman memohon dan meminta kepada bapak presiden, kami dari anak – anak jalanan yang hidup dan numpang singgah di emperan,
Kami  ini manusia….
Kami bukan binatang….
Kami punya harga diri….
Kami gak mau selalu di pandang sebelah mata….
Kami gak mau tangan kami selalu di bawah….

Panas kepanasa,hujan kehujana, dan dingin kedinginan….
Tak ada selimut dan tak ada kasur empuk.beralasan dengan kardus – kardus bekas terasa sakit tulang punggung kami ini ….

Untuk siapa saja yang membaca surat ini tolonglah kami…..
Dan tolonglah sampaikan surat ini kepada bapak presiden kita yang sekarang ini menjabat….

Kami disini ingin hidup damai….  ingin hidup dengan layak... tidak kedinginan di saat tertidur…. Tidak kesakitan ketika kami tidur karma beralasan dengan alas kardus seadanya …..

Terasa iri ketika pagi hari melihat anak – anak yang tertawa lepas,terlihat seperti gak punya beban,dan merasa happy…
Berpakaian rapi,rambut mengkilau jalan dengan tegak dan menggendong tas sekola…
Terasa sakit di benak kami.. kapan kami bisa merasakan yang namanya sekolah…
Kapan kami bisa  menuliss….kapan kami bisa membaca….

Kami sadar kalo kami ini Cuma anak jalanan yang biasa di CAP anak brandalan..akuilah…
Tapi kami ini anak Indonesia anak – anak calon penerus bangsa..
Walaupun kami anak jalanan tapi kami gak kalah sama anak sekolahan..
Kami punya cita – cita..
Kami punya keinginan…
Kami punya harapan….
Tapi sayang’a kami gak punya status sebagai pelajar…..
Ya Allah dengarkanlah rintihan kami…
Ya Allah tolonglah diri kami ini…..
Ya Allah kami ingin hidup dengan semestinya……


Bapak presiden yang terhormat kami ingin sekolahh..
Kami ingin menunjang pendidikan…
Kami ingi punya rumah..
Kami gak mau jadi anjing – anjing pengemis…


Saya sangat berharap bapak bisa mendengar rintihan kami ini …
Dan saya sangat berharap bapak bisa mengkabulkan permohonan kami ini…

Wasallamm..


Hormat kami ;


BARUDAK SANTRI





SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM KAMI